Patung Ganesha yang berada di bibir kawah Gunung Bromo dilaporkan hilang sejak Rabu (17/5). Kejadian ini terjadi tiga pekan menjelang Hari Raya Yadnya Kasada.


Kanit Reskrim Polsek Sukapura, Probolinggo, Aipda Dadang Hariyanto, membenarkan kejadian hilangnya patung Ganesha tersebut. "Benar, setelah kami cek bersama-sama, patung Ganesha memang tidak ada," kata Dadang pada Kamis (18/5).


Hilangnya patung Ganesha ini pertama kali disadari oleh seorang tour guide atau pemandu wisata pada Rabu (17/5) pagi. Dia segera melaporkannya kepada pihak terkait.


Patung Ganesha yang memiliki ukuran 50 meter persegi tersebut didirikan di bibir kawah Gunung Bromo. Warga Tengger biasanya meletakkan sesaji di dekat patung tersebut.


Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polsek Sukapura, dan Tetua Tengger kemudian naik bersama ke bibir kawah Gunung Bromo untuk memeriksa kebenaran laporan tersebut.


Setelah diperiksa, patung memang benar-benar hilang. Masyarakat dan petugas kemudian mencari di sekitar bibir kawah, tetapi yang ditemukan hanya reruntuhan pada tempat patung tersebut berada.


Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait hilangnya patung tersebut. Mereka juga meminta keterangan dari warga sekitar dan para pelaku wisata di Gunung Bromo.


"Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan adanya bekas reruntuhan semen yang mengarah ke kawah Gunung Bromo. Kemungkinan patung Ganesha itu diambil oleh seseorang," ujar Dadang.


Sementara itu, Kepala Desa Ngadisari, Sunaryono, membenarkan bahwa patung Ganesha di Gunung Bromo memang hilang. Namun, ia meminta agar warga Tengger tetap tenang menghadapi kejadian ini, mengingat patung Ganesha tersebut telah ada sejak tahun 2012.


"Jangan biarkan hilangnya patung Ganesha ini menimbulkan dampak yang tidak diinginkan," ucap Sunaryono.


Keberadaan patung Ganesha di bibir kawah Gunung Bromo memiliki makna dan nilai keagamaan yang penting bagi warga Tengger. Hilangnya patung ini tentu saja mengejutkan dan menjadi perhatian bagi masyarakat setempat. Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran dan mengembalikan patung Ganesha tersebut agar kembali berdiri kokoh di tempatnya semula.